Diskusi Kunci Keberhasilan Sop

meeringProses pembuatan sop tidak semudah yang dibayangkan dan tidak pula serumit yang dipikirkan, jika anda tahu apa yang harus dilakukan dan melakukan langkah yang tepat maka semuanya terasa sangat sederhana namun tetap di dalamya syarat dengan informasi.kenapa banyak diantara bisnis owner merasa sudah punya sop namun rupanya tidak membawa perubahan sama sekali terhadap bisnis mereka, bahkan menimbulkan banyak problem baru.tidak sedikit kemudian mengambil jalan putus asa dengan kembali ke cara konvesional yakni cara lama dalam mengelola berbisnis.masuk pagi pulang sore bahkan malam, duduk manis di kantor menerima telpon,menerima uang dari pelanggan dan menangani keluhan pelanggan semua dilakukan sendiri walaupun karyawannya ada dan dan banyak.sungguh pekerjaan yang amat sangat melelahkan.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Semua Organisasi Memiliki Sop

sop tersimpan dalam otakSebelumnya kita sudah membahas Definisi Dan Pengertian Sop, dari pengertian itu bisa simpulkan bahwa bahwa sop esensinya adalah seperangkat aturan,cara maupun prosedur dalam mengerjakan sebuah aktivitas.keberadaannya bertujuan menjadikan setiap pekerjaan menjadi lebih mudah,efektif,efesien dan produktif, sehingga menghasilkan sebuah pelayanan yang konsisten dan terukur.supaya memenuhi kriteria diatas maka sebuah prosedur layak disebut sop manakala prosedur tersebut sudah tertulis diatas kertas dan menjadi panduan baku dalam semua aktivitas organisasi.

yang menjadi Pertanyaannya adalah, Adakah Sop yang tidak tertulis?

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Contoh Sop Dalam Bentuk Diagram Alir (FlowChart)

Sop dalam flowchartDiagram alir (flow chart) dibuat dengan tujuannya agar sop dapat disusun lebih ringkas,sederhana dan mudah difahami,didalam diagram alir digambarkan dengan jelas step by step sebuah pekerjaan dari awal hingga akhir, sehingga memungkinkan setiap langkah kerja tidak ada yang terlewat.

Keuntungan yang lainnya adalah kinerja karyawan akan semakin baik, karena karyawan tahu persis apa yang harus dilakukan setiap langkah kerja, mereka tahu betul ukuran sebuah langkah kerja dikatakan berhasil atau cacat karena memilki standard baku yang yang tergambar dengan jalas dalam flowchart.sop dalam bentuk diagram alir menjadi komunikasi yang sangat efektif antara karyawan dengan atasan jika sewaktu-waktu terjadi kesalahan langkah diluar kondisi yang direncanakan,juga sebagai bahan evaluasi kerja.

Diagram alir dapat digambarkan dalam bentuk diagram blok linear maupun diagram alir sederhana yang menggunakan symbol standard yang sudah kita kenal.

Karena sifatnya yang ringkas dan simple,maka sop dalam diagram alir ini bisa di tempel ditempat-tempat srategis di perusahaan agar setiap waktu karyawan bisa melihat dan mengingatnya kembali jika lupa.

Berikut Contoh Sop Dalam Bentuk Diagram Alir Klik link download disini

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

12 Unsur Penting dalam Instruksi Kerja

ceklisInstruksi kerja yang baik,haruslah memiliki unsur-unsur sebagai berikut:

  1. Judul
  2. Fungsi/Unit kerja yang melaksanakan aktivitas yang diatur dalam instruksi kerja
  3. Tujuan instruksi kerja
  4. Lingkup aktivitas yang dicakup dalam instruksi kerja tersebut
  5. Definisi istilah dan akronim yang digunakan dalam instruksi kerja
  6. Kualifikasi pelaksana aktivitas yang diatur dalam instruksi kerja (jika berbentuk tata kerja individu)
  7. Nama dan spesifikasi peralatan (jika berbentuk tata kerja penggunaan alat)
  8. Indikator dan ukuran keberhasilan
  9. Dokumen terkait atau lampiran-lampiran
  10. Siapa yang menyiapkan instukrsi kerja
  11. Siapa yang menyetujui/mengesahkan instuksi kerja
  12. Tanggal pengesahan

Demikian 12 unsur Penting Dalam Instruktur Kerja, semoga bermanfaat.

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Kelebihan dan Kelemahan Format Sop Narasi

narasiFormat Sop tidak memiliki aturan yang baku, setiap organisasi memiliki format sop yang berbeda-berbeda tergantung jenis bisnis dan disesuaikan dengan kebutuhan bisnis masing-masing, misalnya sop bagaimana membuat ayam Goreng crispy di sebuah restoran tentu format sop yang paling cocok untuk karyawan adalah dengan ilustri gambar proses pengerjaannya.berbeda halnya jika itu sebuah instansi pemerintahan maka format sop narasi sangatlah cocok.

Jadi kesimpulannya format sop ini akan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, format narasi memiliki beberapa kelebihan yang bisa menjadi pertimbangan diantaranya:

  1. Lebih fleksibel dalam menggambarkan rangkaian langkah sebuah proses
  2. Tidak terikat penggunaan symbol
  3. Lebih mudah di modifikasi saat ingin melakukan perubahan

Sedangkan kesulitan-kesulitan jika menggunakan format sop narasi, misalnya:

  1. Penulis narasi sop memilki gaya bahasa yang berbeda-beda,sehingga lebih sulit untuk distandardkan apabila narasi ditulis oleh lebih dari satu orang
  2. Ada potensi narasi dibuat dalam kalimat yang berbelit belit
  3. Ada kemungkinan sebuah kata atau kalimat memiliki makna ganda atau multitafsir

Demikian ulasan singkat kelebihan dan kelemahan format sop narasi.semoga bermanfaat

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Sosialisasi Sop Di Perusahaan

sosialisasi sop diperusahaanSosialisasi sop di perusahaan bertujuan untuk menginformasikan dan sekaligus memberikan pemahaman kepada user terkait dengan sop yang sudah atau yang akan terapkan diperusahaan.ada beberapa komponen yang harus menjadi perhatian penuh bagi para sosialisator dalam hal para manajer,direktur atau owner, komponen yang paling penting adalah memastikan setiap user harus benar-benar faham apa yang kita sampaikan, jika perlu simulasikan ulang proses operational yang dianggap masih belum dimengerti.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Cara Menyusun Sistem Tata Kerja

Biz Plan

Cara Menyusun Sisten Tata Kerja

Biasanya Sistem Tata Kerja memiliki penyusunan, penyusunan ini telah ditetapkan di instansi / perusahaan. Di dalam sebuah instansi telah memutuskan lingkup Sistem Tata Kerja yang ditetapkan, contohnya:

  • Sistem Tata Kerja yang memanajemen keselamatan dan lindungan lingkungan.
  • Sistem Tata Kerja pengadaan Barang dan Jasa.
  • Sistem Tata Kerja yang memiliki pengelolaan instansi yang baik.

Jika lingkup Sistem Tata Kerja sudah ditentukan, ada satu tim yang tugasnya mengembangkan Sistem Tata Kerja, dan rim itu telah ditunjuk oleh manajemen. Tim yang ditugaskan untuk mengembangkan Sistem Tata Kerja biasanya melakukan hal – hal seperti berikut:

  1. Identiifikasi kebutuhan sistem
  2. Mengumpulakan data sedetail mungkin
  3. Menganalisis sistem
  4. Menyusun dan mengembangkan sistem
  5. Menguji coba
  6. Bersosialisasi
  7. Memonitor dan mengevakuasi terlaksananya Sistem Tata Kerja

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Hambatan Penyusunan Sistem Tata Kerja

phpqfpj_p_resized

Hambatan Sistem Tata Kerja

Dalam penyusunan Sistem Tata Kerja, bisa membantu pelaksanaan aktivitas di instansi, tetapi langkah penyusunan memiliki banyak hambatan. Hambatan tersebut diantaranya adalah:

  1. Hambatan Organisasional

Hambatan ini biasanya berkaitan dengan masalah instansi atau perusahaan, yaitu:

  • Manajemen yang birokratis,
  • Jumlah jabatan yang terlalu banyak pada instansi,
  • Pengendalian jabatan yang terlalu besar,
  • Komunikasi yang kurang efektif,
  • Sumber daya manusia yang terhambat, dan
  • Kebudayaan instansi yang tidak mendukung.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Pengertian Sistem Tata Kerja

unduhan

Pengertian Sistem Tata Kerja

Sistem Tata Kerja dapat diartikan sebagai bagan  yang mengolah penyelenggaraan kegiatan tertentu dari intansi atau perusahaan, yang  bertujuan untuk mewujudkan misi dan visi organisasi. Pada awalnya, Sistem Tata Kerja dijabarkan dari 5W + 1H (Why, What, Who, When, Where, How) sebuah intansi atau perusahaan dijabarkan kedalam data yang menjelaskan tata cara beserta bukti hasil pelaksanaan sistem tersebut.

Maksud dengan adanya penerapan Sistem Tata Kerja bertujuan sebagai berikut :

  • Memiliki sistem kerja yang real, jelas, dan mudah untuk dipahami.
  • Memiliki masukan, keluaran, dan target  yang jelas pada setiap pelaksanaan.
  • Memiliki tanggung jawab yang jelas pada setiap pelaksanaan.
  • Memiliki pengurutan waktu yang jelas pada proses atau kegiatan masing – masing.
  • Memiliki mekanisme keputusan yang efektif.
  • Memiliki sistem pengaturan dan pengamatan aktivitas intansi dengan ukuran yang jelas.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Ada 4 Hambatan Dalam Penyusunan Sop

4 hambatan organisasiKata kunci agar sop bisa bekerja untuk bisnis anda adalah manakala sop itu sangat mampu membuka dirinya terhadap segala perubahan yang ada, perubahan disini maksudnya perubahan Sistem Bisnis atau perubahan iklim bisnis.misalnya kalau dahulu salah satu cara untuk memperkenalkan produk ke calon costumer dengan menyebarkan brosur,mendatangi calon costumer door to door dan sejenisnya, maka di era informasi seperti sekarang ini marketing lewat online merupakan keharusan, karena seiring dengan karakter costumer yang sudah berubah dari cara pembelian konvesional ke cara pembelian serba instan.nah dari contoh tersebut tentu sangat tidak relevan jika cara marketing konvesional tetap dipertahankan di era sekarang ini.

Oleh karena itu, dokumen sop harus segera dirubah jika sewaktu waktu terjadi perubahan proses bisnis agar tetap selalu relevan sehingga bisnis anda tetap bertumbuh dan menguntungkan.

Keberadaan sop akan sangat membantu operational bisnis agar lebih efektif dan efesien, bahkan memungkinkan anda sebagai business owner meninggalkan bisnis tanpa harus dipantau setiap hari, namun…walaupun mampu memberikan manfaat sedemikian besar,ternyata saat Proses Penyusunan Sop tentu tidak berjalan semulus yang kita bayangakan.

berikut ada 4 hambatan dalam penyusunan Sop yang umum terjadi:

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar